Hobi Baru yang Bisa Merubah Sikap dan Pandanganku

by - Thursday, June 04, 2020


Hobi Baru yang Bisa Merubah Sikap dan Pandanganku - Aku kira sudah setahun lebih aku mendalami hobi yang 1 ini. Dan aku merasa bersyukur bisa mengenal hobi ini. Karena aku merasa ada banyak perubahan dalam diri sendiri baik itu mulai dari sikap, ucapan, dan lain-lain. Sebenarnya, entah aku harus mengatakan ini hobi atau apa. Tapi, akan aku anggap sebagai hobi ya, karena rasanya hampir setiap hari aku melakukannya.

Hobi ini bisa disebut "fangirling".

Fangirling? Hobi? Untuk kamu yang merasa kurang suka dengan hal ini, kamu mungkin bisa langsung close halaman ini. Karena fangirling yang aku lakukan berhubungan dengan Korea Selatan. Atau banyak yang menyebutnya, K-Pop. Tapi, kalau kamu merasa penasaran, kamu boleh baca karena mungkin bisa sedikit mengubah pandanganmu terhadap hal yang dianggap "alay", "lebay", "menjijikan" dan sebagainya yang bahkan sering kudengar dari orang-orang terdekatku.

Sebelum menceritakan lebih banyak lagi, aku akan menceritakan background diriku sendiri. Saat menulis ini, umurku 24 tahun. Dan aku adalah seorang pekerja yang sudah lulus pendidikan sarjana. Aku sudah selesai kuliah sekitar 3 bulan lalu. Sudah cukup jelas bukan? :D

Pada awalnya pun, aku bertanya-tanya dengan diri sendiri "ini umur segini suka sama salah satu boy group apa ga ketuaan?".

Aku juga sering beranggapan kalau yang melakukan hal semacam ini adalah anak-anak umur belasan yang masih mencari jati diri, masih terbilang labil, dan sebagainya. Tapi, setelah tahu lebih banyak, aku menemukan banyak yang memiliki umur sama denganku dan bahkan di atas umurku menyukai hal yang sama denganku. Tak jarang pula yang umurnya di bawahku tapi pandangan mereka cukup luas dan membuatku kagum.

Jadi, pandangan pertamaku mengenai dunia "K-Popers" ini sedikit berubah sejak menemukan hal itu. Aku pun menyadari, ada banyak hal-hal baik mau pun pandangan buruk yang pernah terbayangkan olehku menjadi berubah.

Sebelum menyebutkan hal-hal baik yang terjadi, aku akan memberi tahu, kalau aku adalah seorang ARMY yang menyukai boy group bernama BTS (Bangtan Sonyeondan). Di bawah aku akan menyebutkan "Bangtan" saja ya!

Hal-Hal Positif yang Terjadi Setelah Suka Bangtan:


1. Aku bisa paham kalau selera setiap orang itu beda-beda

Yap. Dulu aku sempat berpikir "ih kok orang bisa sih suka sama A, B, C, dan sebagainya?". Tapi, sejak aku masuk ke dunia K-Popers ini, aku semakin merasa kalau setiap orang memiliki seleranya masing-masing. Dan aku tak berhak untuk menghakimi atau mengatakan kalau selera mereka "aneh", "jelek", "norak", "kampungan" dan sebagainya.

Bahkan, sejak aku mengenal beberapa army dari media sosial Twitter, aku juga jadi tahu bahwa mereka juga ada yang menyukai genre musik lain seperti rock yang bisa dibilang berbanding terbalik bukan dengan anggapan orang-orang mengenai K-Pop?

Dan tidak hanya soal genre musik saja. Mulai dari makanan, minuman, buku dan hal apa pun itu, aku jadi paham dan bisa lebih menghargai selera orang. Bukankah dengan selera yang berbeda menunjukkan kalau manusia itu memang unik?

2. Aku bisa menghargai kalau setiap orang punya talent yang beda-beda

Untuk poin 2 ini, karena aku tahu di dalam boy group memiliki beberapa bagian misalnya seperti vocalist, rapper, dancer, aku jadi mau menghargai setiap bakat yang dimiliki orang-orang. Ada banyak stereotif negatif yang sampai saat ini masih dimiliki oleh beberapa orang di seluruh dunia, terutama Indonesia (karena aku sering melihat dan membacanya), yaitu "COWOK KOK NARI?".

Aku dulu pernah melihat teman-teman cowok menari. Mulai dari tarian tradisional atau bahkan "step dance" yang dulu pernah hits. Mereka semua bersorak dan mengatakan "keren", "hebat", dan pujian-pujian lainnya. Tapi, saat berhubungan dengan "k-pop" orang-orang akan berkata "idih jijik","cowok tuh harusnya ...", dan lain sebagainya. Bahkan, aku mendengar hal-hal seperti ini percis di kupingku saat ada di sekitar lingkungan rumah mau pun saat dulu sekolah.

Aku cukup heran dengan pemikiran orang-orang yang seperti itu. Padahal, setiap orang sudah jelas memiliki bakat yang berbeda-beda. Dan menurutku, menari bukanlah bakat yang buruk.

3. Aku bisa lebih sayang sama diri sendiri

Aku sangat bersyukur pernah merasa penasaran dengan lagu-lagu Bangtan di album Love Yourself dan aku melihat cuplikan video saat RM berpidato di PBB. Saat pertama kali melihat video itu di Twitter (karena sering sekali muncul), aku cukup kagum dengan ucapannya. Dan menjadi semakin penasaran dengan bangtan. Tak lupa juga, semua lirik dan juga perkataan mereka yang ada dalam lagu mau pun variety show mereka benar-benar bisa membantu aku saat aku ada di masa-masa down.


Hal terburuk yang pernah aku lakukan saat aku ada di masa down adalah aku hampir melakukan self-harm. Tak banyak yang tahu soal ini. Tapi aku sangat ingat tahun terburuk itu. Aku merasa tak ada seorang pun yang berpihak denganku. Aku bahkan meminta seseorang untuk mengantarkanku ke psikolog karena aku merasa membutuhkannya. Namun menurutnya hal itu aneh. Bahkan ada seseorang juga yang mengatakan "gila ya?". Aku pun mencoba melakukan konsultasi online untuk sedikit mengurangi rasa yang sangat tidak enak itu.
Saat itu aku benar-benar tidak tahan dan ingin pergi saja agar tidak merasakan hal semacam itu lagi. Namun, di saat yang bersamaan aku merasa takut dan merasa bersalah juga pada diri sendiri. Akhirnya, aku bisa mengakhirinya dengan menangis dan melakukan butterfly project.

Beruntungnya, aku menemukan bangtan. Aku sangat berterima kasih juga untuk album Love Yourself mereka. Aku jadi bisa lebih mencintai diri sendiri dan mencoba mengubah sikap juga pandangan burukku terhadap banyak hal.

Aku paham, pasti ada yang mengatakan:
"kurang ibadah",
"bukannya ibadah",
"banyakin ibadah",
dan hal-hal lainnya yang bisa kalian bayangkan.

Aku juga melakukan semua itu. Tapi kurasa, setiap orang pasti bisa menemukan caranya masing-masing untuk merasa tenang dan bahagia kembali, bukan?

4. Aku bisa membuang sikap buruk yang sering kulakukan

Sebenarnya aku punya beberapa sikap buruk yang selalu aku lakukan. Tapi, karena fokusku teralihkan ke mereka, aku jadi bisa membuang sikap buruk yang sering aku lakukan itu. Selain itu, sama seperti yang ada di dalam poin 3, aku menjadi lebih sayang dengan diri sendiri. Karena aku merasa diri aku berharga. Sebelumnya, aku selalu menganggap kalau aku tak pantas mendapatkan kebahagiaan karena entah kenapa aku selalu mendapat kesialan dan mungkin juga pengaruh dari sikapku yang tergolong sangat pendiam.

Tapi, terima kasih, aku berhasil membuang sikap buruk itu.

5. Ada banyak donasi dan kegiatan positif yang sudah ARMY lakukan

Untuk poin nomor 5 ini, aku akan menceritakan tentang berbagai macam hal positif yang sudah dilakukan ARMY. Ada banyak project birthday, donasi, dan kegiatan positif lainnya yang menurut aku sangat bermanfaat buat banyak orang, lingkungan, bahkan hewan juga loh.

Ada banyak donasi dan project yang pernah aku ikuti misalnya seperti menanam pohon untuk birthday project RM dan Jin. Ada juga untuk melestarikan macan pas ulang tahun Tae. Bagi makanan untuk yang membutuhkan pas ulang tahun Jin, dan lain-lain. (ada beberapa yang lupa ntar aku buat artikel yang beda ya).

Selain ARMY, tentunya BTS sebagai idolnya melakukan banyak kebaikan seperti yang ada di dalam thread ini:
Saat COVID-19 melanda seluruh dunia pun ada banyak project donasi yang dilakukan ARMY seluruh dunia, salah satunya INDOMY (Indonesian Army). Mungkin, kamu pernah melihat link donasi yang berada di kitabisa.com. Donasi yang terkumpul hampir mencapai 400jt karena selain ARMY, ada banyak juga warga lokal yang ikut berdonasi di link ini. Hal ini benar-benar membuat aku menjadi sangat bangga dengan ARMY yang sudah membuka donasi ini. Benar-benar sangat bermanfaat.

https://kitabisa.com/campaign/btsarmylawancorona

Ada juga project ARMY "You are Bulletproof" yang ditujukan untuk petugas medis COVID-19 dan dilakukan oleh beberapa ARMY super baik yang berikut ini. Hal ini dilakukan karena mereka tersentuh dengan K-ARMY (Korean ARMY) yang membagikan makanan untuk petugas medis di Daegu, Korea Selatan. Dan akhirnya mereka melakukan hal yang sama dengan menyalurkannya ke RSUD Margono dan RSUD Banyumas. Bisa dibaca lengkap di sini ya:
Aku mencantumkan ini hanya ingin mengubah sedikit saja pandangan banyak orang mengenai K-POP dan juga K-POPERS. Yang kami lakukan bukan hanya mendegar karya mereka, membela idol, atau bahkan melakukan hal-hal yang dianggap "ALAY" oleh kebanyakan orang. Ada banyak kegiatan positif yang biasa kami lakukan dan berhubungan dengan kemanusiaan mau pun alam.

Jika fangirling yang aku anggap sebagai hobi ini bisa membawa pengaruh positif ke dalam kehidupanku, aku rasa tak ada salahnya untuk terus melakukan ini. Aku bisa mendapatkan kebahagiaan yang lebih besar dibandingkan sebelumnya, aku juga bisa mengenal banyak orang yang menyukai hal yang sama denganku dan tentu saja, aku bisa banyak mengubah sikap burukku.



Banyak juga yang mengatakan kalau fans K-Pop itu toxic. Terlebih jika kamu adalah ARMY. Tapi, perlu kamu ketahui, saat ini K-Pop sudah menjadi sangat besar sehingga bisa mengarah ke segala penjuru dunia. Dan ini bisa menyebabkan bertambahnya fans dari hari ke hari di seluruh dunia. Kami memang percaya pasti ada fans toxic yang bermunculan karena hal ini. Namun selama 1 tahun ini, aku tahu bahwa ternyata ada lebih banyak fans baik hati yang tidak pernah atau bahkan mengabaikan WAR dan lebih fokus dengan idol yang mereka suka tanpa perlu menjatuhkan idol lain. Entah dari fandom apa pun itu.

Jadi, itulah sedikit cerita tentang Hobi Baru yang Bisa Merubah Sikap dan Pandanganku. Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa diceritakan dari fangirling ini, tapi aku akan membaginya lagi di artikel lain. Terima kasih sudah membaca artikel ini!~

All images credit: @stories (Freepik)

You May Also Like

2 komentar

Halo semuanya, silakan tinggalkan jejak disini ya :) tolong jangan SPAM atau komentar yang berhubungan dengan SARA. Thanks :)

Instagram